Friday, 2 December 2011

CARA MELAKSANAKAN SOLAT

Berdiri Tegak Lurus
Berdiri tegak lurus dengan menghadap ke arah kiblat, disertai dengan niat: "Aku solat...(zuhur, misalnya), wajib kerana Allah". "Usalli fardhu...(Zhuhrii), lillahii ta'ala"


Takbiratul Ihram
Takbiratul Ihram dilakukan dengan mengangkat kedua tangan sampai menyentuh telinga diiringi dengan membaca:
Allahhu Akbar (Allah Maha Besar) (1x)
Ucapan "Allahhu Akbar" disebut Takbiratul Ihram (hukumnya wajib) kemudian pada saat peralihan gerak atau sikap, sangat dianjurkan mengucapkan takbir "Allahhu Akbar". Yang perlu diperhatikan, apabila takbir dilakukan dalam keadaan berdiri, maka sebaiknya pengucapan takbir ini disertai dengan mengangkat kedua tangan seperti pada sikap takbiratul ihram. Dan apabila perpindahan gerak atau sikap terjadi dalam keadaan duduk, maka ucapan takbir tidak perlu disertai dengan mengangkat kedua tangan. Semua ucapan takbir dalam shalat hukumnya sunnat, kecuali takbir yang pertama yaitu takbiratul ihram.


Al Fatihah
Seudah ta'awwudz, lalu membaca surah Al Fatihah. membaca surah Al Fatihah pada setiap rakaat solat (wajib/sunnah) hukumnya wajib.
Sesudah membaca Al Fatihah pada rakaat pertama dan kedua pada solat wajib, kita disunnatkan membaca surah-surah atau ayat yang lain. Pada rakaat selanjutnya yaitu ketiga dan/atau keempat, kita hanya diwajibkan membaca Al Fatihah saja, sedangkan pembacaan surah atau ayat lainnya tidak diwajibkan. Surah-surah atau ayat-ayat Al Quran yang diinginkan dapat saja kita pilih diantara sekian banyak surah dari Al Quran. Sebaiknya usahakanlah tetap membaca surah atau beberapa ayat Al Quran sesudah al Fatihah pada rakaat pertama dan kedua (pada solat wajib)

Ruku'
Di dalam ruku membaca :



I'tidal
I'tidal atau bangun dari ruku' seraya mengangkat kedua tangan membaca

Sujud Pertama

Duduk di Antara dua sujud



Sujud Kedua
Bacaan dalam sujud kedua, sama dengan bacaan dalam sujud pertama

Bacaan-bacaan dalam ruku, i'tidal, sujud, dan ketika duduk diantara dua sujud dalam solat, semuanya sunat (tidak wajib) yang amat dianjurkan.

Ruku di Rakaat Kedua
Sikap dan bacaan ruku di rakaat kedua ini sama dengan sikap dan bacaan pada ruku' di rakaat pertama.

Bangun dari Ruku'
Sama dengan I'tidal pada rakaat pertama, bangkit serta mengangkat kedua tangan seraya membaca do'a i'tidal.

Sujud Pertama pada Rakaat Kedua
Bacaan di dalam sujud ini sama dengan bacaan pada sujud di rakaat pertama.

Duduk Diantara Dua Sujud
Bacaan doa ketika duduk diantara dua sujud pada rakaat kedua sama dengan bacaan pada rakaat pertama.

Sujud Kedua Pada Rakaat Kedua
Sikap dan bacaan pada sujud kedua pada rakaat kedua sama juga dengan sikap dan bacaan pada sujud-sujud sebelumnya.

Duduk Tahiyyat
Sikap duduk pada tahiyyat pertama (Tawarruk, keadaannya sama ketika duduk antara dua sujud menduduki kaki kiri, sedang kaki kanan tegak dengan jarijari kaki menghadap kiblat). Lain dengan sikap duduk pada tahiyyat kedua atau tahiyyat akhir (ifti-rasy, kaki kanan ditegakkan dengan jari-jari kaki menghadap ke arah kiblat).


Memberi Salam

Perhatian:
Ketika membaca tasyahhud (asyhadu..) dalam tahiyyat, telunjuk kanan digerakkan ke atas bagai meyakinkan bahawa Allah itu hanya Esa.


Doa Qunut untuk solat Subuh

Friday, 28 October 2011

Qasidah Istighfar

Mata yang tidak akan tersentuh api neraka

Dari Ibnu Abbas ra. berkata, “Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda, “Ada dua mata yang tidak akan tersentuh api neraka. Iaitu :
  • Mata yang menangis kerana takut kepada Allah. 
  • Mata yang begadang berjaga dalam jihad fisabilillah.” (HR At-Tirmizy – Hasan Shahih)

Fawaid
1. Orang yang menangis kerana takut kepada Allah SWT akan dijaga dari tersentuh api neraka. Maka sering-seringlah menangis dan mohon ampunan atas dosa-dosa yang pernah dilakukan, agar jangan sampai terkena siksa neraka yang pedih.

2. Orang yang turut berjihad di jalan Allah akan dijaga dari api neraka, matanya berjaga di jalan Allah demi tegaknya agama Islam.

3. Jangan sampai kita menggunakan mata ini untuk begadang yang bukan-bukan dan tidak ada manfaatnya. Atau hanya sekedar melihat-lihat yang tidak ada menambah iman kepada Allah. Sebab yang dijamin terhindar dari api neraka adalah mata yang menangis karena Allah dan berjaga di medan jihad.

Hadits Arbain,19

Abdullah bin Abbas ra berkata : Saya pernah berada di belakang Nabi saw pada suatu hari, beliau bersabda :

Wahai anak, saya hendak mengajarimu beberapa kalimat, ‘ Jagalah Allah niscaya Allah menjagamu, jagalah Allah niscaya engkau mendapati Nya bersamamu, jika engkau meminta, mintalah pada Allah, jika engkau minta tolong, minta tolonglah pada Allah. Ketahuilah bahwasannya, jika umat manusia bersatu untuk memberimu manfaat dengan sesuatu, mereka tidak dapat melakukannya kecuali dengan sesuatu yang Allah telah tetapkan bagimu. Dan jika mereka bersatu untuk mencelakakanmu dengan sesuatu, mereka tidak dapat melakukannya kecuali dengan sesuatu yang Allah telah tetapkan bagimu. Pena telah diangkat dan lembaran-lembaran telah mengering (tintanya).


(Diriwayatkan oleh Tirmidzi, dan ia berkata, “Itu hadits hasan shahih”) Dalam riwayat selain Tirmidzi disebutkan “Jagalah Allah niscaya engkau mendapati Nya di hadapanmu, kenalilah Allah di saat lapang niscaya Dia mengenalmu di saat sulit. Ketahuilah bahwa apa yang luput darimu tidak akan mengenaimu dan apa yang mengenaimu tidak akan luput darimu. Ketahuilah bahwa bersama kesabaran ada kemenangan, bersama kesusahan ada jalan keluar, dan bersama kesulitan ada kemudahan “

Diari Muslimah

Dari Ibnu Abbas Radhiyallahu Anhuma, bahwa Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda,

Empat perkara, barang siapa yang diberinya, maka dia telah diberi kebaikan dunia dan akhirat: Hati yang bersyukur, lidah yang berdzikir, badan yang mendapat musibah namun sabar dan istri yang tidak mendustainya tentang dirinya dan hartanya dengan penuh kedosaan.” (Diriwayatkan Ath-Thabrany).

Beliau juga bersabda,
Ketahuilah, akan kuberitahukan tentang wanita dari penghuni surga, yaitu yang banyak anaknya, yang penuh kasih saying, yang mendekati suaminya. Apabila suaminya marah, dia berkata, ‘Saya tidak bisa memejamkan mata setelah engkau ridha’

Beliau juga bersabda,
Sebaik-baik wanita kalian adalah yang penuh kasih saying, yang banyak anaknya, yang mau membantu dan menolong, selagi mereka bertakwa kepada Allah. Dan seburuk-buruk wanita kalian adalah yang suka bertabarruj dan sombong. Mereka adalah wanita-wanita munafik, yang diantara mereka tidak masuk surga melainkan seperti burung gagak yang terikat.

Beliau juga bersabda,
Empat perkara termasuk dari kebahagiaan: Wanita shalihah, tempat yang lapang, tetangga yang baik dan kendaraan yang nyaman.

Beliau bersabda,
“Ketahuilah, akan kuberitahukan kepada kalian sesuatu yang bisa dijadikan simpanan oleh seseorang, yaitu wanita shalihah, yang apabila dia memandangnya, maka wanita itu menyenangkan, dan apabila dia memerintahkannya, maka wanita itu menaatinya, dan apabila dia pergi dari sisinya, maka wanita itu memelihara kehormatannya.” (Diriwayatkan Ahmad)

Copy Protected by Jebon's Computer tech tips

Semua kandungan dan tulisan yang terdapat dalam blog bukanlah hasil pemikiran ana sendiri tetapi hasil daripada pembacaan, rujukan daripada buku, web blog dan sebagainya. Semua rujukan telah disenaraikan pada setiap article. Harap maklum.